Saya pernah ngalamin hal yang sama karena terlalu banyak gear punya fungsi mirip. Sekarang saya bikin setiap slot punya tugas sendiri: satu untuk kebutuhan utama, satu buat kondisi tertentu, dan sisanya untuk support. Kalau dua gear menyelesaikan masalah yang sama, biasanya salah satunya saya tinggal.
Saya pakai pertanyaan sederhana: seberapa cepat gear ini kemungkinan dipakai setelah landing? Kalau jawabannya hampir setiap match, dia masuk prioritas. Gear yang cuma berguna di situasi sangat spesifik saya jadikan cadangan atau nggak dibawa sama sekali.
Buat saya justru sering bikin slot mubazir. Backup memang berguna, tapi nggak harus menduplikasi semuanya. Saya lebih suka satu gear utama lalu satu alternatif yang menutup kelemahannya, sehingga setiap slot menambah opsi baru daripada sekadar mengulang fungsi.
Saya sengaja nggak mengisi semua slot dengan kebutuhan rutin. Minimal ada satu flex slot yang bisa disesuaikan dengan map, lawan, atau strategi tim. Slot kosong yang punya tujuan seperti ini justru lebih berguna daripada memenuhi bagasi dari awal.
Karena di tengah permainan saya nggak selalu punya waktu buat mencari. Saya biasa menaruh gear yang paling sering dipakai di posisi yang paling gampang dijangkau dan memisahkan item situasional. Saat keadaan berubah cepat, saya nggak perlu berhenti buat mikir perlengkapan ada di mana.